• Senin, 8 Agustus 2022

Pertandingan Sepak Bola Antara Tanjung Luar Vs Pulau Maringkik Berakhir Ricuh

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 12:23 WIB
Situasi pasca kericuhan yang terjadi antara pemain dan kedua suporter sepak bola di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur./www.ntbpos.com/ (Istimewa)
Situasi pasca kericuhan yang terjadi antara pemain dan kedua suporter sepak bola di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur./www.ntbpos.com/ (Istimewa)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Kericuhan dalam pertandingan sepak bola terjadi di Desa Tanjung Luar, tidak hanya melibatkan pemain namun juga suporter dari kedua kesebelasan Desa Tanjung Luar dan Desa Pulau Maringkik, Kecamatan Keruak.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan ntbpos.com, kejadian berawal pada Jum'at sore (22/7) di lapangan Sungai Papak Dusun Kampung Tengah, Desa Tanjung Luar, tempat berlangsungnya turnamen sepak bola.

Kapolres Lombok Timur, melalui Kasi Humas, IPTU Nikolas Oesman membenarkan kejadian tersebut dan sudah dilakukan musyawarah antara Bhabinkamtibmas Desa Pulau Maringkik dengan tokoh masyarakat Desa Pulau Maringkik.

Baca Juga: Suporter Adu Jotos, Pertandingan Sepak Bola Di Keruak Ricuh

Langkah itu dilakukan untuk menyepakati bahwa permasalahan keributan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan unsur pemerintahan dari kedua Desa.

Melalui keterangan tertulis yang diterima media ini menyebut bahwa, kronologi kejadian berawal ketika berlangsung pertandingan sepak bola antara kesebelasan dari Desa Pulau Maringkik vs kesebelasan Desa Tanjung Luar.

Ditengah pertandingan, terjadi pelanggaran antara kedua pemain yang berlanjut dengan adu mulut. Melihat hal tersebut, salah seorang penonton dari Tanjung Luar atas nama Munawir masuk lapangan untuk melerai, tiba-tiba salah satu pemain nomor punggung 16 datang dari arah belakang dan langsung memukul mata kanan Munawir.

Baca Juga: Empat Klub Sepak Bola Resmi Masuk PSSI NTB, Satu Diataranya Lombok FC

Tidak terima dengan adanya pemukulan terhadap salah satu suporter tersebut, kemudian suporter lainnya melakukan aksi pengejaran kepada pemain kesebelasan Desa Pulau Maringkik sehingga pemain kesebelasan dan suporter dari Desa Pulau Maringkik mengamankan diri ke wilayah Kampung Koko.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JA Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Kabel Listrik

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X