• Senin, 8 Agustus 2022

KAHMI Sesalkan Insiden Pembakaran Ponpes As-Sunnah di Lombok Timur

- Senin, 3 Januari 2022 | 23:30 WIB
Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN KAHMI), Viva Yoga Mauladi .  (Foto : Najamudin Annaji / Dok. Pribadi)
Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN KAHMI), Viva Yoga Mauladi . (Foto : Najamudin Annaji / Dok. Pribadi)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) menyesalkan dan prihatin atas insiden penyerangan dan pembakaran sejumlah fasilitas di pondok pesantren (ponpes) Yayasan As-Sunnah Lombok, Kecamatan Aikmal, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilakukan kelompok orang tak dikenal, Ahad sekira pukul 02.00 Wita dini hari, 2 Januari 2021.

Atas kejadian itu, presidium MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi, mengimbau seluruh elemen masyarakat menahan diri dengan tidak membuat hingga menyebar konten-konten provokatif dalam merespons insiden itu agar konflik tidak meluas.

MN KAHMI meminta aparat kepolisian sebagai pengayom dan pelindung serta penegak hukum agar mengusut tuntas aktor intelektual yang melakukan teror. Karena aksi tersebut cukup meresahkan masyarakat.

“Kita menolak cara-cara kekerasan, pembakaran, atau bentuk teror lainnya dalam merespons perbedaan pendapat,” kata Viva Yoga Mauladi, Senin 03 Januari 2021 melalui keterangan tertulis.

Apalagi, kata Viva Yoga, masyarakat NTB dan Lombok, khususnya dikenal religius, ramah, dan menjaga harmoni. Itu terbukti, kata dia dengan banyaknya wisatawan dari dalam maupun luar negeri ke NTB serta banyaknya produk-produk UMKM di NTB yang menarik.

Yoga berpendapat, lebih baik saling menghormati budaya setempat, adat istiadat, dan sejarah masyarakat sebagai bagian dari kekayaan khasanah masyarakat.

“Mari kita terus mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Islam adalah agama yang rahmat bagi seluruh alam. Indonesia juga negara yang dilahirkan untuk semua golongan,” uajarnya.

Yoga mengimbau keluarga besar KAHMI dan HMI di NTB agar terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat dan seluruh elemen masyarakat untuk NTB yang sama-sama kita cintai.

Yoga juga turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, dan seluruh elemen masyarakat yang tetap menjaga situasi kondusif.

“Mengingat potensi wisata dan ditambah Sirkuit Mandalika, NTB telah menjadi perhatian warga dunia, maka mari terus kita pertahankan rasa nyaman dan aman di NTB. Semoga Allah Swt senantiasa meridai apa yang kita lakukan,” tutup politikus PAN ini. np

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Terkini

JA Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Kabel Listrik

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X