• Senin, 8 Agustus 2022

Kemenag Cairkan Rp 2, 5 Triliun Lebih Dana BOS Tahap Dua untuk 49.063 Madrasah

- Minggu, 17 Juli 2022 | 13:57 WIB
Direktur KSKK Madrasah, Kemenag RI, M Ishom Yusqi . (Foto: Kemenag.go.id)
Direktur KSKK Madrasah, Kemenag RI, M Ishom Yusqi . (Foto: Kemenag.go.id)

NTBPOS.com - Kementerian Agama (Kemenag) kembali mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah tahun anggaran 2022. Ini merupakan lanjutan dari pencairan tahap pertama sebesar Rp 3,3 triliun pada Maret dan April 2022.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh. Ishom Yusqi mengatakan, pada tahap kedua, dana BOS madrasah yang dicairkan lebih dari Rp 2, 5 triliun. Nilai tersebut diperuntukkan bagi 49.063 madrasah yang terdiri dari 24.052 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.717 Madrasah Tsanawiah (MTs), dan 8. 294 Madrasah aliah (MA).

“Alhamdulillah, proses persiapan sudah selesai. Dana BOS madrasah sudah bisa dicairkan berkisar lebih dari Rp 2,5 triliun untuk 49.063 madrasah,” kata Ishom di Jakarta, Sabtu, 16 Juli 2022, dikutip ntbpos.com dari Kemenag.go.id.

Baca Juga: Gubernur Ingatkan Sinergitas Dikbud dan Kemenag Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Koordinator Bagian Keuangan Ditjen Pendis, Syafriansah mengatakan, per 15 Juli 2022, anggaran yang telah masuk ke Rekening Penampung Lainnya (RPL) pada bank penyalur senilai Rp 966, 5 miliar. Sisanya diharapkan dapat masuk di minggu ketiga Juli 2022.

Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Papay Supriatna menargetkan proses pencairan anggaran BOS Madrasah ini akan selesai pada akhir Juli 2022.

“Anggaran Rp2,5 triliun ini diharapkan selesai disalurkan ke rekening madrasah penerima paling lambat pada akhir Juli 2022",  jelasnya.

Baca Juga: Kemenag Bima Mengajak Semua Pihak Tolak Radikalisme, Intoleran dan Terorisme

Papay menambahkan bahwa saat ini masih terdapat alokasi anggaran BOS tahap II untuk madrasah swasta yang terblokir sementara (otomatis Adjustment). Total anggarannya berkisar Rp 1,150 triliun.

Menurutnya, Direktorat KSKK Madrasah masih terus berkoordinasi dengan Bagian Perencanaan Ditjen Pendidikan Islam dan Kementerian Keuangan agar anggaran tersebut bisa terbuka blokirnya dan dapat kembali disalurkan kepada madrasah penerima.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Sumber: Kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X