• Senin, 8 Agustus 2022

20 Persen DD Bisa Digunakan Untuk Pembangunan Desa Wisata

- Kamis, 7 Juli 2022 | 21:00 WIB
Hj. Martaniati, Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa, Dinas PMD Lotim (Photo : unra)
Hj. Martaniati, Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa, Dinas PMD Lotim (Photo : unra)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com -Pemerintah pusat telah mengatur pembagian penggunaan Dana Desa (DD), diantaranya, 40 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 persen ketahan pangan dan hewani, 8 persen dialokasikan ke covid, dan 32 persen program sektor prioritas lainnya.

Melihat kondisi keuangan DD yang sudah ditetapkan itu, Pemerintah Desa (Pemdes) kesulitan membangun infrastruktur dan pengembangan Desa wisata.

Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa, (BPKKD), Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa,(DPMD), Kabupaten Lombok Timur, Hj. Martaniati, memberikan saran kepada Pemdes cara mengelola keuangan yang terbatas untuk membangun Desa wisata.

Baca Juga: Penggunaan Dana Desa Tidak Hanya untuk Pembangunan Fisik

DD 20 persen untuk ketahanan pangan dan Hewani juga dapat digunakan untuk menunjang pembangunan Desa wisata.

"Nah, disini Pemdes harus jeli dan kreatif, " Kata Hj. Martaniati, Kamis, 7 Juli 2022.

Misalkan di ketahanan pangan, lanjut dia, salah satu desa memiliki potensi wisata alam yang sering disebut agrowisata. Kemudian Pemdes jeli melihat potensi itu.

Baca Juga: Tahun 2021, Inspektorat Lotim Tangani 10 Kasus Penyalahgunaan Dana Desa

"Bisa memanfaatkan dana 20 persen itu untuk menunjang agrowisata,"jelasnya

Memang, Pemdes harus mencari celah dan dituntut kreativitasnya, untuk melihat potensi desa masuk dalam keriteria ketahanan panganan.

Halaman:

Editor: Acep Suherlan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X