• Rabu, 10 Agustus 2022

Menteri Sandi Apresiasi Tiga Desa Wisata yang Wakili RI di Ajang UNWTO 2021

- Selasa, 2 November 2021 | 22:49 WIB
sandiaga uno
sandiaga uno

-
Menteri Parekraf RI bersama rombongan didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy mengunjungi Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Jum’at (7/05) lalu. / Foto: Dok/www.ntbpos.com NTBPOS.com - Tiga desa wisata ditunjuk mewakili Indonesia dalam ajang Best Tourism Villages 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO). Ketiga desa tersebut adalah Desa Wisata Nglanggeran di Gunung Kidul, DIY Yogyakarta. Kedua, Desa Wisata Tetebatu di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Ketiga, Desa Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Ketiga desa dari Indonesia akan bersaing dengan desa-desa wisata negara lain, seperti; Murcia dari Spanyol, Alonissos, Westerb Samos, serta Soufli yang mewakili Yunani, tidak lupa desa wisata dari berbagai negara di Asia Tenggara. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga desa yang berhasil mewakili Indonesia dalam ajang tersebut. "Mudah-mudahan ini menjadi langkah kita bersama dalam menjadikan desa wisata di Indonesia sebagai pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Menparekraf dalam siaran pers, Selasa, 02 November 2021, di Jakarta. Menparekraf mengatakan lomba bertaraf internasional ini dinilai memberikan kebanggaan tersendiri untuk Indonesia, sekaligus sebagai salah satu upaya mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah global. UNWTO akan mengakui dari berbagai desa di seluruh dunia yang paling berkomitmen untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya serta pembangunan berkelanjutan melalui pariwisata. Organisasi ini menawarkan kepada negara-negara anggotanya untuk berpartisipasi dengan mengirimkan maksimal tiga desa wisata di tahun 2021. Berikut ragam potensi wisata ketiga desa yang dipilih mewakili Indonesia di ajang UNWTO 2021: Desa Nglanggeran berada di kawasan Gunung Api Purba yang menjadi bagian dari Geopark Gunung Sewu. Wisatawan dapat trekking dengan menaiki 100 anak tangga agar dapat melihat gunung api purba yang membentang luas. Untuk Desa Wisata Tetebatu yang berada di kawasan lembah Gunung Rinjani, wisatawan dapat melihat pemandangan gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani dari desa tersebut. Di sana, terdapat pula air terjun Sarang Walet atau Bat Cave dan air terjun Kokok Duren. Kemudian, wisatawan juga bisa mengunjungi Hutan Monyet untuk melihat monyet hitam endemik asli Tetebatu. Sementara Desa Wae Rebo, berada di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau berada di atas gunung. Para wisatawan perlu trekking dengan menyusuri jalan setapak, membelah hutan, melewati sungai sejauh 6 kilometer, dan mendaki hingga mencapai desa tersebut. Dengan eksotisme alam dan budaya Desa Wae Rebo, UNESCO telah memberikan pengakuan kepada desa tersebut sebagai warisan budaya dunia pada Agustus 2012. Desa wisata yang dipilih harus melaksanakan perlindungan terhadap alam dan budaya, inovasi dan kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan masyarakat dan pengunjung, hingga nilai kelokalan seperti grastonomi dan kerajinan lokal. Selain itu, desa wisata tersebut berkesempatan mendapatkan pengakuan internasional sebagai contoh praktik terbaik destinasi wisata pedesaan. Bagi desa wisata yang tidak terpilih, akan langsung diwadahi oleh UNWTO melalui Best Tourism Villages Update Programme. Pemenang program Best Tourism Villages akan diumumkan pada 30 November - 1 Desember 2021 saat UNWTO General Assembly yang ke-24. np

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Penemuan Bansos Presiden Terkubur Disoroti DPR RI

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:46 WIB

DPC AWPI Terima SKK Dari Kesbangpol Asahan

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:25 WIB
X