Hati-hati, Inilah 12 Kebiasaan Buruk Yang Bisa Merusak Otak

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:19 WIB
Gambar ilustrasi./www.ntbpos.com/ (Chanel Youtube calon psikolog)
Gambar ilustrasi./www.ntbpos.com/ (Chanel Youtube calon psikolog)

Baca Juga: Sebanyak 16.442 Jamaah Haji Reguler dan 2.956 Kategori Khusus Telah Dipulangkan ke Tanah Air

Bisa kalian banyangkan jika kedua mineral penting itu hilang pada tubuh kalian.

Ke enam adalah males gerak alias mager, duduk dan tidur sepanjang hari dapat berakibat buruk pada tubuh dan otak kalian, penyakit diabetes dan jantung bisa diakibatkan dari kebiasaan males bergerak atau kurang aktif dimana penyakit tersebut bisa berdampak pada otak.

Selanjutnya adalah, mengerjakan banyak sesuatu dalam satu waktu, penelitian mengatakan, mengerjakan banyak hal dalam satu waktu dapat menurunkan kerja otak, selanjutnya adalah memaksakan bekerja ketika sakit, karena memaksa otak untuk bekerja dan belajar ketika kalian sedang sakit adalah hal yang buruk dan tentu tidak baik bagi kesehatan otak.

Baca Juga: Tim NTB Care dan Dinkes Provinsi NTB Pastikan Aduan Kesehatan Terfasilitasi dengan Baik

Selanjutnya adalah, tidak terlibat dalam kegiatan yang merangsang otak, orang yang jarang berbicara dan berinteraksi dengan orang lain, menunda untuk membaca akan menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada otak,

Nomor sebelas adalah kebiasaan tertidur dengan kepala tertutup, tidur dalam keadaan kepala tertutup akan menyebabkan kamu menghirup karbondioksida lebih banyak dan lebih sedikit oksigen, maka akan membuat dampak negatif pada otakmu dan berdampak pada kesehatanmu secara keseluruhan.

Dan kebiasaan yang terakhir yang bisa membuat otakmu menjadi tidak sehat adalah kurang minum air putih, karena membantu kita mengatur suhu tubuh internal, mencerna makanan, melumasi sendi, dan bertindak sebagai peredam kejut untuk otak dan sumsum tulang belakang kita. Untuk menjaga otak tetap sehat dan berfungsi secara maksimal, maka kalian harus sering minum air putih secara teratur terutama pada saat cuaca panas. np

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Sumber: Chanel Youtube calon psikolog

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penemuan TB di Lombok Timur Mencapai 11.995 Orang

Rabu, 21 September 2022 | 17:00 WIB
X