• Senin, 8 Agustus 2022

Pemkab Lombok Timur Cemaskan Tingginya Potensi Stunting dan Bahaya Susu Formula bagi Bayi Baru Lahir

- Selasa, 12 Juli 2022 | 12:02 WIB
Dinas kesehatan Lombok Timur melakukan sosialisasi penerapan demo Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada ibu hamil dan menyusui .  (Foto : Unrara Angan)
Dinas kesehatan Lombok Timur melakukan sosialisasi penerapan demo Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada ibu hamil dan menyusui . (Foto : Unrara Angan)

NTBPOS.com - Tingginya potensi stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, yang mendera beberapa wilayah di Lombok Timur (Lotim) memicu kecemasan pemerintah kabupaten setempat, saat ini.

Berbagai daya upaya digeliatkan demi menekan meluasnya potensi stunting tersebut. Salah satunya, melalui sosialisasi penerapan demo Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).

Seperti gelaran yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Lombok Timur (Dinkes Lotim), Senin, 11 Juli 2022. Yang tak lain bertujuan sebagai langkah menekan potensi stunting dari seribu hari pertama kehidupan (golden periode) pada Ibu Hamil (Bumil) dan balita.

Baca Juga: Penyuluhan Harus Digencarkan, Angka Stunting di Tiga Puskesmas Lombok Timur Hampir 40 Persen

Melalui demo PMBA ini, Bumil diberikan pemahaman mengenai makanan sejak konsepsi (hamil muda) hingga anak berusia dua tahun.

"Ini sudah dilaksanakan, kenapa masih ada stunting?," kata Wahyuni Kunayarti, Sub Koordinator Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Lotim, ditemui ntbpos.com di sela kegiatannya, Senin 11 Juli 2022.

Ternyata, lanjut dia, pengetahuan dan kesadaran masyarakat/Bumil mengenai PMBA belum secara merata. Sebab itu, petugas kesehatan di lapangan berusaha memberikan pemahaman.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Lombok Timur Cegah Resiko Stunting Melalui Intervensi Gizi Spesifik dan Sensitif

Sebenarnya, usia anak lahir 0-6 bulan membutuhkan air susu ibu (ASI) eksklusif. Namun kenyataan di lapangan, masyarakat masih memberikan makanan tambahan berupa susu formula.

"Susu formula diberikan kepada anak baru lahir itu bahaya, tidak diperbolehkan ya," tandas Wahyuni. np

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hamil Usia Dini Rentan Lahirkan Anak Stunting

Rabu, 20 Juli 2022 | 18:40 WIB

Masalah Stunting Menjadi Fokus Global

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:11 WIB
X