• Senin, 8 Agustus 2022

Kehamilan Usia Dini Rentan Prematur, BBLR, dan Keselamatan Ibu dan Bayi

- Selasa, 12 Juli 2022 | 04:32 WIB
Bayi lahir prematur . (Foto: alodokter)
Bayi lahir prematur . (Foto: alodokter)

NTBPOS.comKehamilan usia dini rentan terhadap kelahiran anak secara prematur. Selain berdampak pada Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR), pun berisiko terhadap keselamatan si ibu maupun bayinya.

Kehamilan usia dini ini lazimnya dipicu oleh organ reproduksi yang masih berkembang dan belum siap mengandung.

Bahkan kehamilan usia dini ini berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi dan kejang.

Baca Juga: Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemda Bangun Mother and Child Center

Demikian penjelasan Sub Koordinator Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lombok Timur, Wahyuni Kunayarti kepada ntbpos.com soal tingkat kehamilan usia dini di Kabupaten Lombok Timur, Senin, 11 Juli 2022.

Menurut Wahyuni, menikah di bawah usia 20 tahun (kategori usia dini) sangat merugikan, khususnya perempuan. Karena dari segi mental belum bisa menerima keadaan lingkungan baru.

Ditambah lagi belum memahami secara utuh kebutuhan nutrisi dirinya dan sang anak.

Baca Juga: Mempersiapkan Remaja Lebih Efektif dari Perbaikan Gizi Anak Stunting

Sedangkan dari segi kesehatan bayi,
berisiko lahir dalam kondisi BBLR, tumbuh pendek dalam perkembangannya, menghambat perkembangan otak, jantung dan pembuluh darah.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hamil Usia Dini Rentan Lahirkan Anak Stunting

Rabu, 20 Juli 2022 | 18:40 WIB

Masalah Stunting Menjadi Fokus Global

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:11 WIB
X