• Senin, 8 Agustus 2022

Penderita Katarak di NTB Tertinggi Nasional, RSM Provinsi Inisiasi Baksos Operasi Gratis di Lombok Timur

- Jumat, 8 Juli 2022 | 20:25 WIB
Bupati Lombok Timur, H. M Sukiman Azmy berbincang dengan Direktur Rumah Sakit Mata (RSM) Provinsi NTB didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) dan Pimpinan Cabang Bank BCA Lotim./www.ntbpos/com (Unrara Angan)
Bupati Lombok Timur, H. M Sukiman Azmy berbincang dengan Direktur Rumah Sakit Mata (RSM) Provinsi NTB didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) dan Pimpinan Cabang Bank BCA Lotim./www.ntbpos/com (Unrara Angan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Berdasarkan hasil survey Rumah Sakit Mata (RSM), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), jumlah penderita katarak di NTB tertinggi di Indonesia, empat persen lebih tinggi dari rata-rata Nasional.

Karena itu, RSM Provinsi NTB berinisiasi menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pelayanan gratis sedikitnya 300 penderita katarak. Bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di Labuhan Haji pada 15 Juli 2022 mendatang.

Baksos ini disampaikan oleh dr. Sriana Wulansari, Direktur RSM Provinsi NTB, saat bertemu Bupati Lotim, ditemani Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Lotim dan Pimpinan cabang Bank BCA Lotim, Jumat, 8 Juni 2022.

Baca Juga: Sambut Hari Pahlawan, Pasien Katarak Dioperasi Di Lombok Timur

Sriana menyampaikan, Baksos berupa operasi katarak untuk masyarakat Lotim ini mendapat dukungan penuh Bank BCA NTB dengan menggratiskan 300 orang penderita katarak.

“Operasi ini dilaksakan selama dua hari, mulai 15 sampai dengan 16 Juli 2022 dengan melibatkan lima dokter mata. Estimasi waktu pelaksanaan operasi selama 30 menit sampai 1 jam,“ katanya.

Sementara Bupati Lotim, H. M Sukiman Azmy, mengapresiasi niat baik RSM Provinsi NTB menaruh hati kepada masyarakat Lotim. Tidak dipungkiri penderita katarak belum menerima perawatan sebab kondisi ekonomi.

Baca Juga: Dikes Lotim Sandang Lima Penghargaan Pada Rakerkesda Provinsi NTB

Apabila nantinya jumlah pasien lebih 300 orang, Bupati Lotim berencana mengalokasikan anggaran operasi dari APBD perubahan tahun 2022.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hamil Usia Dini Rentan Lahirkan Anak Stunting

Rabu, 20 Juli 2022 | 18:40 WIB

Masalah Stunting Menjadi Fokus Global

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:11 WIB
X