Perempuan Diminta Manfaatkan Teknologi Digital Memasarkan Produk Usaha

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:43 WIB
Pemasaran melalui teknologi digital atau Platform e-commerce . (Foto : Kemenparekraf )
Pemasaran melalui teknologi digital atau Platform e-commerce . (Foto : Kemenparekraf )

JAKARTA, NTBPOS.com - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyebut pentingnya peran aktif perempuan dalam pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk usahanya. Terlebih bagi pelaku UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemanfaatan teknologi kian melesat di masa pandemik. Platform e-commerce menjadi satu contoh pilihan cara berbelanja masyarakat.

Hal itu dikatakan Wamenparekraf dalam webinar bertema 'Indonesian Womenpreneurs Rising Through Business Digitalization in the Post-Pandemic Era'. Kegiatan yang diinisiasi HerStory Indonesia digelar, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Tim PHP2D Universitas Hamzanwadi Gelar Seminar Literasi Digital

"Dua tahun kemudian, habit menggunakan platform digital ini tidak hilang. Walaupun masyarakat kembali beraktivitas secara fisik. kita harus sadar bahwa pengaruh digitalisasi ini tidak bisa kita abaikan," kata Angela melalui rilisnya, Rabu, 29 Juni 2022.

Data Bank Indonesia 2021 menunjukkan transaksi nilai dagang elektronik pada tahun meningkat 50,8 persen dibanding tahun 2020. Atau dapat dikatakan peningkatan transaksi senilai melalui e-commerce sebesar Rp 401 triliun.

Transaksi e-commerce juga diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 31,2 persen di 2022. Beriringan dengan peningkatan transaksi digital banking dan penggunaan uang elektronik.

Baca Juga: Kartu Prakerja, Cara Pemerintah Ubah Wajah Layanan Publik di Era Digital

Di tahun 2021, durasi penggunaan aplikasi online makanan dan minuman mengalami peningkatan hingga hampir 480 persen year on year (YoY). Menurut survei, sepanjang pamdemi di tahun 2020, produk fesyen dan aksesoris menjadi primadona di salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Diikuti produk-produk furniture dan kriya.

Melihat potensi digitalisasi sangat membantu pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang di masa pandemi, tahun 2020 pemerintah meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X