Pemkab Lombok Timur Mengupayakan Petani Tembakau Mendapatkan Asuransi

- Rabu, 29 Juni 2022 | 16:58 WIB
Tanaman tembakau petani layu .  (Foto : Grup Facebook Petani Tembakau Lombok)
Tanaman tembakau petani layu . (Foto : Grup Facebook Petani Tembakau Lombok)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengupayakan petani tembakau terdaftar dan mendapatkan asuransi sewaktu gagal panen akibat musim yang tidak menentu.

Mengacu pada Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 215/PMK.07/2021, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dimungkinkan untuk membantu petani membayar premi asuransinya. 

“Melihat perencanaan penggunaan dana DBHCHT sudah selesai tahun ini. Perkiraan kami kemungkinan asuransi untuk petani akan dilaksanakan tahun depan,“ kata Mirza Sophian, Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, kepada ntbpos.com diruangannya, Rabu, 29 Juni 2022.

Baca Juga: Anggaran BLT DBHCHT untuk Petani di Lombok Timur Tahun 2022 Terbesar di NTB

Mirza mengatakan, dua minggu yang lalu sudah melakukan zoom meeting dengan Kementrian dan Kabupaten/kota di Indonesia serta pihak asuransi dalam hal ini Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Pembahasan pada waktu itu, kata dia sedang dilakukan pengkajian terkait asuransi untuk petani tembakau. Bagaimana petani   mengasurasikan budidaya tembakaunya seperti budidaya padi yang sudah berjalan.

“Pembahasan di zoom meeting itu juga, pihak Jasindo diminta untuk menyusun skeman untuk asuransi tembakau seperti asuransi padi. Sekarang kami sedang menunggu regulasi dari pusat,“ Bebernya.

Baca Juga: Tembakau Senang di Desa Batuyang Terancam Gagal Panen

Dia berharap, melalui asuransi tersebut, premi asuransi dibayarkan melalui DBHCHT untuk menjawab keluhan petani ketika gagal panen seperti saat ini. np

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X