Cerita Rakyat Perlu Diaktualisasi Agar Warisan Budaya Leluhur Tetap Terjaga

- Kamis, 7 Juli 2022 | 01:15 WIB
Uang koin kuno . (Foto : Dok. Pribadi)
Uang koin kuno . (Foto : Dok. Pribadi)

“Setidaknya dengan ekskavasi tersebut peninggalan warisan leluhur Suku Sasak tidak sebatas menjadi cerita rakyat,” tuturnya.

Masjid kuno Bayan, Lombok Utara, Masjid tertua di Lombok . (Foto : Dok. Pemdes Karang Bajo)


Aktualisasi folklor yang Terserak

Sementara itu Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto menegaskan bahwa Tim Ekspedisi Mistis akan terus ungkap dan telusuri sisi lain Mitologi atau Cerita Rakyat yang terserak, agar Kebudayaan kuna Leluhur bisa diaktualisasikan dan diketahui oleh publik dalam spektrum yang lebih meluas. Hal ini penting agar generasi sekarang tidak kehilangan rekam jejak epik heroik para leluhur dalam mewariskan budaya dan petilasan untuk anak cucunya.

Baca Juga: Pemprov NTB Apresiasi Pemuda Peduli Budaya

“Dengan mengungkap aktivitas sejarah Leluhur Suku Sasak yang terdiaspora dalam beragam folklor tersebut, Tim Ekspedisi Mistis ingin mengaktualisasikan dari sisi berbeda agar budaya lokal tersebut tidak hanya menjadi cerita rakyat pada lingkup yang terbatas,” ujar lelaki yang akrab disapa Didu itu.

Selanjutnya Didu mengatakan Tim Ekspedisi Mistik juga akan terus membuka tabir mitos dan misteri yang tidak terpecahkan menjadi pengetahuan baru untuk pencerahan dan edukasi.

“Harus diakui, dari sekian kisah folklor yang berkembang saat ini, secara logika banyak yang tidak masuk akal. Di sinilah urgensi menggabungkan disiplin ilmu sains dan non sains (metafisika) dalam mengambil konklusi akhir sebagai kompromi dalam menyikapi fenomena yang belum terpecahkan,” pungkas mantan Direktur Walhi NTB ini. np

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Embung Bidadari Menurut Tokoh dan Kata Pengunjung

Rabu, 3 Agustus 2022 | 12:48 WIB
X