• Senin, 8 Agustus 2022

AN dan IN Jadi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Dana KUR Tani di Lombok Timur

- Jumat, 22 Juli 2022 | 20:32 WIB
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) saat jumpa pers di ruang media center Kejati NTB./www.ntbpos.com/ (Istimewa)
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) saat jumpa pers di ruang media center Kejati NTB./www.ntbpos.com/ (Istimewa)

MATARAM, NTBPOS.com - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) meningkatkan kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Negara Indonesia (BNI) untuk petani Kabupaten Lombok Timur (Lotim), ke tahap penyidikan.

Penyidik Kejati NTB telah mengantongi identitas dua orang diduga tersangka kasus dana KUR BNI berinisial AN dan IN.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejati NTB, Sungarpin, melalui rilis yang diterima ntbpos.com, Jumat, 22 Juli 2022.

Baca Juga: Kasus Kredit Fiktif KUR Tani, 5 Kades di Kecamatan Jerowaru Diperiksa Kejati NTB

Kedua orang ini adalah calon tersangka diduga kuat memiliki peran dan keterlibatan dalam pencairan dana KUR BNI untuk petani di Lotim pada tahun 2020.

“Kami belum bisa ungkap ke publik terkait identitas kedua orang ini,“ kata Sungarpin.

Selama proses penyidikan, dari 789 petani penerima KUR BNI, 160 petani yang sudah diperiksa Kejati NTB. Selain petani, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ, selaku ketua HKTI NTB juga telah diperiksa oleh penyidik Kejati NTB.

Baca Juga: Wakil Bupati Lombok Timur Penuhi Panggilan Kejati NTB Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR

“Dari 789 petani, penerima KUR BNI ada yang diterima sepenuhnya, ada yang nerima sebagian, ada juga yang nol dan ada juga yang terima dalam bentuk Saprodi (Sarana Produksi) tidak sesuai dengan fungsinya,“ ungkap dia. np

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Lotim Batalkan Sertifikat Hutan Sekaroh

Kamis, 7 Juli 2022 | 19:05 WIB

Beli Sabu, Dua Sahabat Karib Diringkus Polisi

Minggu, 8 November 2020 | 12:50 WIB

Kapolres KSB Akan Copot Anggota yang Terlibat Narkoba

Selasa, 3 November 2020 | 08:42 WIB
X