Penggunaan Aplikasi MyPertamina, Politisi PKS Anggap Pemerintah Persulit Masyarakat

- Minggu, 3 Juli 2022 | 22:16 WIB
Anggota komisi VII DPR RI Rofik Hananto . (Foto : dpr.go.id)
Anggota komisi VII DPR RI Rofik Hananto . (Foto : dpr.go.id)

JAKARTA, NTBPOS.com - Penggunaan aplikasi MyPertamina dalam pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan solar dinilai mempersulit masyarakat. Kebijakan yang dikeluarkan 1 Juli 2022 ini justru dianggap mempersulit masyarakat memperoleh haknya.

Demikian dikatakan Anggota komisi VII DPR RI Rofik Hananto, mengkritik kebijakan ini. "Walau kebijakan ini untuk mengatur distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran, tetapi tujuannya belum jelas," Kata Rofik, dikutip ntbpos.com dari laman dpr.go.id, Ahad, 3 Juli 2022.

Dia juga mempertanyakan kejelasan kriteria yang dapat mengakses sistem MyPertamina. Jika pengakses MyPertamina adalah masyarakat yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka akan terjadi kerancuan. Pasalnya hingga saat ini permasalahan DTKS belum dituntaskan.

Baca Juga: Peraturan yang Aneh Tentang Harga BBM di Indonesia

"DTKS yang disajikan itu tidak akurat. Jadi, tidak ada kriteria yang jelas. Orang kaya pun bisa mendaftar di MyPertamina untuk memperoleh BBM bersubsidi," ucap politisi PKS ini.

Teknologi seharusnya bisa mempermudah akses masyarakat, bukan malah mempersulit. seperti kendala pendaftaran MyPertamina yang tidak dapat diakses melalui laman https: //subsiditepat.mypertamina.id.

Legislator dapil Jawa Tengah Vll itu menambahkan, berbagai kritik disampaikan masyarakat yang menyesalkan kendala di hari pertama diberlakukan kebijakan ini. Mulai dari aplikasi MyPertamina yang error, kontroversi penggunaan ponsel di SPBU, serta pembayaran yang hanya tertaut pada aplikasi LinkAja. np

Editor: Najamudin Annaji

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PN Jakpus Keluarkan Putusan Penundaan Pemilu

Selasa, 7 Maret 2023 | 15:53 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan ASN Jangan Sombong

Sabtu, 4 Maret 2023 | 11:42 WIB

Prabowo Batal Berkunjung ke Lotim, Warga Kecewa

Kamis, 16 Februari 2023 | 17:41 WIB

Antisipasi Bencana Demografi Melalui BLK Komunitas

Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:46 WIB

Kemenag Gelar Survei IPMB Berbasis CAT

Selasa, 27 Desember 2022 | 21:49 WIB
X