Momentum HUT Ke 76 Bhayangkara, Polri Merangkum Catatan Keberhasilan

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:12 WIB
Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.SiKapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si./www.ntbpos.com/. (Tribrata News)
Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.SiKapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si./www.ntbpos.com/. (Tribrata News)

Dalam upaya vaksinasi selama 2021, Polri mengerahkan tenaga medis yang terdiri dari 128 dokter, 162 bidan, dan 360 hingga 7.534 vaksinator.

5. Operasi Nemangkawi: 27 Orang Ditangkap, 26 Menyerahkan Diri
Berdasarkan data Polri, sepanjang 2021 sebanyak 27 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) ditangkap. Sementara 26 anggota KKB lainnya menyerahkan diri pada aparat.

Baca Juga: HUT Bhayangkara Ke 75, Dua Perwira Polres Loteng Raih Penghargaan

6. Operasi Madago Raya: 7 Teroris MIT Ditangkap
Sepanjang 2021, sebanyak 7 teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ditangkap dan ditindak tegas. Salah satunya adalah Ali Kalora, yang merupakan pimpinan MIT Poso pengganti Santoso.

Sementara itu 6 anggotanya yang telah ditangkap adalah Khairul alias Irul alias Aslam, Alvin alias Adam alias Mus'ab alias Alvin Ansor, Abu Alim alias Ambo, Qatar alias Farel alias Anas, Rukli, Jaka Ramdhan alias Ikrima alias Rama.

7. Dimulainya Pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak
Dalam acara Rilis Akhir Tahun, Sigit juga mengumumkan proses pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim Polri.

"Kemudian terkait dengan kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak, tadi selintas disampaikan di kaleidoskop tentu ini jadi perhatian kami, bagaimana di dalam penanganannya jangan sampai korban menjadi korban dua kali, dan ini tentu menjadi consent kami," ujar dia.

"Karena itu kami terus mengembangkan dan kami akan besarkan subdit PPA menjadi Direktorat sendiri di Mabes," lanjut Kapolri.

Kapolri mengatakan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak tersebut mayoritas akan ditangani oleh polisi wanita. Direktorat itu akan melakukan pendampingan psikologi kepada korban.

"Dan kemudian ditangani tentunya mayoritas wanita sehingga korban yang akan melaporkan akan merasa nyaman, dan tentunya juga ada pendampingan psikologi dan juga tentunya didampingi polisi-polisi wanita," ujar Kapolri.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Sumber: polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Masal Tenaga Honorer Pada November 2023

Kamis, 29 September 2022 | 15:16 WIB

Mendagri Serahkan KTP-el dan KK kepada WNI di Jepang

Selasa, 27 September 2022 | 21:41 WIB

Indonesia Usulkan Ikut Uji Klinis Vaksin TB Kepada BMGF

Senin, 26 September 2022 | 07:56 WIB
X