• Senin, 8 Agustus 2022

Komisi III DPR RI Pertimbangkan Minta Ganja Dikeluarkan dari Daftar Narkotik Golongan 1

- Jumat, 1 Juli 2022 | 14:42 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU ) menyerap aspirasi Santi Wirastuti, Singgih Tomi Gumilang dan Yayasan Sativa Nusantara berkaitan dengan masukan terhadap Panja RUU tentang Narkotika.  (Foto : dpr.gi.id)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU ) menyerap aspirasi Santi Wirastuti, Singgih Tomi Gumilang dan Yayasan Sativa Nusantara berkaitan dengan masukan terhadap Panja RUU tentang Narkotika. (Foto : dpr.gi.id)

JAKARTA, NTBPOS.com - Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang narkotik menggelar forum Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU ) menyerap aspirasi pejuang ganja medis di Indonesia, Santi Wirastuti, Singgih Tomi Gumilang dan Yayasan Sativa Nusantara, Kamis 30 Juni 2022 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J. Mahesa mengatakan masukan tersebut menjadi pertimbangan dan dimasukkan dalam proses pembahasan RUU tentang narkotik baik dari perspektif kesehatan, pengawasan dan penegakan hukum bersama dengan Pemerintah.

Selain itu, kata dia perlunya ketentuan mengenai badan yang berwenang secara khusus mengkaji penggolongan narkotik.

Baca Juga: Komisi V DPR RI Dorong Bendungan Mujur Jadi Proyek Strategis Nasional

"Pada prinsipnya meminta agar terhadap kebijakan untuk memperbolehkan penggunaan tanaman ganja sesuai dengan kemanfaatannya untuk kesehatan", katanya dikutip ntbpos.com dari dpr.go.id, Jumat, 01 Juni 2022.

Desmond menambahkan apabila nantinya berbagai masukan tersebut telah mendapat hasil kajian atau penelitian secara lebih komprehensif dan mendapat persetujuan bersama, maka Komisi III DPR RI akan mempertimbangkan untuk menyarankan Pemerintah mengeluarkan tanaman ganja dari Daftar narkotik golongan satu.

"Komisi III DPR RI akan mempertimbangkan untuk menyarankan Pemerintah agar tanaman ganja disesuaikan dengan penggolongannya secara lebih tepat, sesuai dengan mekanisme ketentuan perundang-undangan," demikian politisi Partai Gerindra H. Desmond Junaidi Mahesa.

Baca Juga: DPR RI Bahas RUU Lima Provinsi, Termasuk Nusa Tenggara Barat

Sebelumnya Wakil Presiden KH MA'ruf Amin mendorong Komisi Fatwa MUI segera mengeluarkan fatwa membolehkan penggunaan ganja untuk keperluan medis.

Wapres mengakui bahwa penggunaan ganja di Indonesia dilarang. Bahkan, dalam al quran juga jelas hukumnya haram.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penemuan Bansos Presiden Terkubur Disoroti DPR RI

Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:46 WIB

DPC AWPI Terima SKK Dari Kesbangpol Asahan

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:25 WIB
X