Pileg 2024 Diduga Menjadi Ajang Pertarungan Kader Ideologis Partai dan Diaspora Politik

- Rabu, 6 April 2022 | 21:37 WIB
IMG_20220406_212357
IMG_20220406_212357

-
Bambang Mei Firnawanto, SH, Direktur M16./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

MATARAM, NTBPOS.com - Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 menduga pada gelaran Pemilihan Legislatif ( Pileg ) 2024 di NTB akan diwarnai oleh fenomena migrasi dan exodus Politisi ke Parpol lain yang dianggap lebih menjanjikan secara karier politik- ekonomi plus tawaran hak istimewa.

Tawaran aneka Konsesi Politik ini tentu  menggiurkan bagi Politisi yang memiliki ketokohan kuat guna memuluskan ekspektasi karier politiknya.

Apalagi hampir dua tahun ini kondisi perekonomian masyarakat berantakan dihantam badai pandemi covid 19. Tentu hal ini juga berpengaruh pula terhadap kondisi cash-flow para politisi dalam mengatur keperluan biaya entertain politiknya.

“Sehingga munculnya tawaran insentif politik elektoral dari Parpol untuk menggaet politisi yang memiliki kantong suara  maupun rekam jejak yang jelas pada Pileg 2024 akan marak dan masiv,“ kata Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, melalui siaran persnya, Rabu, 6 April 2022.

Selanjutnya, pria yang familiar disapa didu itu mengatakan, dengan munculnya partai baru dengan mengusung berbagai jargon politik untuk menarik simpati rakyat, maka hal tersebut menjadi peluang dan harapan bagi Politisi dalam menentukan afiliasi maupun karier politiknya.

“Belajar dari Pemilihan Legislatif sebelumnya, tentu dalam Pileg 2024 parpol lama maupun baru ingin memperoleh suara elektoral terbanyak. Disinilah letak pentingnya selain mesin partai, yakni keberadaan figur dan performance Caleg yang diusung akan menentukan perolehan suara partai. Tak kalah pentingnya juga topangan logistik politik untuk mengakselerasikan gerakan politik,“ ulas didu .

Berebut Pengaruh Tokoh dan Vote Getter

Didu menengarai dlm Pileg 2024 akan terjadi  pertarungan antar parpol berebut pengaruh  dalam menggaet figur/Tokoh guna menopang perolehan suara partai baik sebagai caleg ataupun vote getter.

“Mi6 menduga menjelang Pileg 2024 akan banyak figur penting di NTB yang terlibat secara partisan. Contohnya fenomena TGB merapat dan diberikan kehormatan/ privilege oleh Partai Perindo. Apapun dalihnya, Keberadaan TGB sebagai Vote Getter di Perindo hari ini harus dimaknai sebagai bentuk ajakan dan dukungan untuk Parpol besutan Hary Tanoe ini,“ tandas didu.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X