Bakar Kemenyan Hingga Ban Bekas, Ritual Pawang Hujan MotoGP Gemparkan Dunia

- Senin, 21 Maret 2022 | 15:51 WIB
IMG_20220321_154446
IMG_20220321_154446

-
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, saat menggelar konferensi pers di Media Center Indonesia (MCI) Mandalika Lombok./ Foto : Suandi Ys/www.ntbpos.com

LOMBOK TENGAH, NTBPOS.com - Hujan deras yang mengguyur sirkuit Mandalika Lombok sesaat sebelum balapan kelas dunia tersebut dimulai membuat pawang hujan kembali beraksi hingga menarik perhatian sejumlah pembalap dan menjadi perbincangan.

Sejumlah media lokal, nasional hingga mancanegara pun tak luput menyorot aksi sang pawang yang berjalan di lintasan balap depan paddock saat melakukan ritualnya untuk menghentikan hujan.

Tidak hanya asap dupa dan kemenyan serta sesajen, ritual lain yang menarik perhatian para pengunjung adalah aksi bakar ban bekas yang menimbulkan asap hitam tebal membumbung tinggi hingga memayungi sirkuit.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno saat ditanya soal aksi pawang hujan tersebut mengatakan bahwa ritual pawang tersebut menurutnya sebagai bagian dari hiburan dan atraksi, bahkan bisa menjadi kearifan lokal serta budaya yang memiliki daya tarik tersendiri.

“Jadi terus terang, saat hujan kami berkoordinasi untuk memastikan gelaran ini harus sesuai dengan kaidah keselamatan para riders dan crew karena ada 2 laporan yang dikhawatirkan yaitu, selain lintasan yang basah tapi juga jarak pandang,“ katanya dihadapan sejumlah awak media saat menggelar konferensi pers di Media Center Indonesia (MCI) Mandalika, Minggu, 20 Maret 2022.

Lanjut Sandi, saat sedang berkoordinasi soal cuaca dan membahas teknis mengatasi persoalan tersebut, Sandi mendapat laporan bahwa hujan akan turun selama 1 jam dan pada saat itu dirinya mengaku melihat aksi mbak Rara sang pawang hujan, terekam kamera.

“Tapi apapun itu, namun pada akhirnya Allah SWT yang berkehendak sehingga hujan reda sebelum 1 jam dan balapan bisa langsung dimulai. Mudah-mudahan ini menjadi moment yang berkesan, tidak hanya untuk rider MotoGP tapi juga seluruh rakyat Indonesia,“ pungkasnya.

Kehadiran pawang hujan di Sirkuit Mandalika  ternyata sangat menggemparkan publik di dunia nyata, kehebohan itu juga terjadi di jagat maya dan menjadi populer di Twitter.

Akun resmi MotoGP juga ikut mengunggah video aksi pawang hujan tersebut, sehingga mencuri perhatian netizen dalam dan luar negeri.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X