• Rabu, 10 Agustus 2022

Oknum Dewan Diduga Selewengkan Pokir Sapi, Begini Pengakuan Peternak

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 21:37 WIB
peternak
peternak

-
Beberapa Peternak Yang Mendaptkan Bantuan Sapi Pokir Dewan./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR - Masyarakat Desa Sukadana, penerima bantuan sapi dari pokok pikiran (pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) inisial LH, menduga ada penyelewengan dana pokir.

Pejabat sementara Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Jango Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Supar, yang merupakan salah satu peternak menyebut jika dirinya bersama tujuh orang warga lainnya di wilayah Desa Sukadana menerima bantuan sapi sama-sama satu ekor.

Supar menyebut pada tahun 2017 lalu total sapi yang disalurkan kepada masyarakat sebanyak 25 ekor, sapi itu diterima oleh masing-masing orang dengan jumlah yang berbeda.

“Ada yang dapat 1 sampai 4 ekor namun keluarga oknum tersebut mendapatkan jatah 4 ekor sapi,“ katanya kepada NTBPOS, Senin 9 Agustus 2021.

Menurut, Supar, dirinya diberikan satu ekor sapi dengan perjanjian akan dipelihara selama 2 tahun. Setelah itu, sapi yang diberikan kemudian dijual atas perintah LH, setelah itu uang pokok harga satu ekor sapi bersama uang bagi hasil mereka serahkan ke oknum LH.

“Misalnya kalau harga pokoknya 6 juta dan kita jual 10 juta rupiah setelah 2 tahun, maka kita dapat untung 4 juta dan kita harus mengembalikan 8 juta karena untung dari penjualan dibagi 2,“ terangnya.

Dirinya juga menuturkan, saat penerima pokir menjual dan menyerahkan uangnya kepada LH, peternak dijanjikan untuk diberikan kembali. Namun janji tersebut sampai hari ini tak kunjung ditepati.

“Parahnya lagi, kita juga dijanjikan untuk dibuatkan kandang kolektif, namun kandang yang dijanjikan sampai hari ini hanya sebatas janji semata,“ tuturnya.

Sementara itu salah seorang saksi inisial P mengakui, bahwa dirinya sudah banyak menerima pengaduan dari masyarakat penerima bantuan tentang praktik yang dilakukan oleh oknum dewan tersebut.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X