• Rabu, 10 Agustus 2022

Sekolah Dasar Penggerak Dituntut Berinovasi

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 21:24 WIB
dikbud
dikbud

-
Hadi Jayari, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, terus mengoptimalkan kehadiran Sekolah penggerak, dimana Sekolah tersebut menjadi percontohan bagi sekolah lain.

Tercatat di Lombok Timur sendiri terdapat 24 Sekolah Dasar (SD) yang dijadikan Sekolah penggerak, 20 diantaranya SD Negeri sedangkan 4 lainnya merupakan SD swasta.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dikbud Lotim, Hadi Jayari mengatakan, Sekolah penggerak nantinya didorong untuk berinovasi dan lebih kreatif untuk kemajuan Pendidikan.

“Jadi antara guru dan murid agar lebih interaktif proses pembelajarannya,“ katanya kepada NTBPOS, Jum'at, 30 Juli 2021.

Hadi menambahkan, pembatasan pembelajaran tatap muka tentunya menjadi tantangan bagi satuan Pendidikan, untuk itu satuan Pendidikan diharapkan mampu beradaptasi dengan situasi pandemi Covid- 19.

“Pandemi bukan menjadi halangan jika beradaptasi dengan baik, tentunya dibarengi penerapan protokol kesehatan,“ ujarnya.

Masih kata Hadi, Sumber Daya Manusia (SDM) guru untuk Sekolah Penggerak dinilai memadai, mengingat banyak sekali pelatihan yang dilakukan terhadap tenaga pendidik terutama pada bidang teknologi informasi.

“Alhamdulillah guru kita sejauh ini ada kemajuan, tidak ada lagi kita dengar guru yang tidak menguasai komputer,“ jelasnya.

Lebih jauh Hadi menjelaskan, fasilitas pendukung Sekolah penggerak di Lotim masih kurang, akan tetapi guna mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang berdaulat, Kementerian Pendidikan akan memberikan fasilitas pendukung

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X