• Rabu, 10 Agustus 2022

Operasi PPKM, Aparat Gabungan Tertibkan Sejumlah Pedagang di Loteng

- Minggu, 11 Juli 2021 | 10:40 WIB
aparat gabungan
aparat gabungan

-
Gabungan Aparat Saat Memberikan Himbauan dan Sosialisasi di Lombok Tengah./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

LOMBOK TENGAH - Dalam rangka sosialisasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, gabungan aparat turun ke sejumlah pusat keramaian di Lombok Tengah, Sabtu malam 10 Juli 2021.

Hal tersebut dilakukan untuk menghimbau supaya masyarakat menjalankan PPKM dan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Gabungan aparat yang terdiri dari Satpol PP, dibantu TNI dan POLRI, menyasar pedagang Toko Swalayan, Cafe, Angkringan, sampai pedagang kaki lima yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk memastikan penerapan Prokes dan tidak buka sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

Sejumlah pedagang juga diingatkan supaya  taat Prokes. Jika pada kesempatan selanjutnya masih ditemukan ada yang tidak patuh Prokes, petugas tidak segan-segan akan menindak dengan tegas. Hal itu ditegaskan Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho.

“Untuk pedagang makanan maupun jajanan, Warteg dan cafe disarankan supaya makanannya dibungkus dan tidak makan di tempat. Pedagang dan pengunjung diharapkan taat terhadap PPKM dan Prokes,” tegasnya.

Selain itu, saat memimpin apel gabungan, Esty menjelaskan kondisi dan perkembangan Pandemi di NTB. Penerapan PPKM darurat mulai tanggal 12 Juli 2021 nanti harus disikapi dengan pengetatan penerapan PPKM Mikro berdasarkan surat edaran Gubernur NTB dan surat edaran Bupati Lombok Tengah.

Ia menyebut, selain sebagai wilayah penyangga, Lombok Tengah juga merupakan pintu gerbang keluar masuk pulau Lombok dengan keberadaan Bandara, sehingga menurutnya harus benar-benar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Karena itu kegiatan Patroli PPKM harus lebih ditingkatkan,” tegasnya.

Esty juga menyarankan supaya teknik dan taktik Patroli dalam rangka memberikan himbauan dan penertiban supaya dilakukan dengan lebih humanis, supaya tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X