• Rabu, 10 Agustus 2022

Dituding Menggelapkan Aset Partai Gerindra, Maidy Ancam Lapor Balik

- Minggu, 20 Juni 2021 | 23:23 WIB
H. Maidy
H. Maidy

-
H. Maidy, Wakil Ketua DPC Gerindra Lotim, Saat Menunjukkan Sertifikat Lahan Untuk Kantor DPC. FOTO : Unrara Angan/www.ntbpos.co LOMBOK TIMUR - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur (Lotim), H. Maidy merasa nama baiknya sudah dirusak dengan tudingan menggelapkan aset partai. Dengan bukti kuat dipegangnya, Ia siap menempuh jalur hukum dan akan menuntut balik.

Aset partai yang dituduhkan itu merupakan lahan rencana untuk mendirikan kantor DPC yang sudah di sepakati bersama antara kader fraksi.

“Tujuan kita mengusulkan pembelian lahan untuk membangun kantor DPC agar tidak menyewa lagi dan sejajar dengan partai lain,“ kata H. Maidy kepada wartawan dalam jumpa pers, Ahad, 20 Juni 2021 di Selong .

Asal muasal pembelian lahan ini, lanjut Maidy, sesuai kesepakatan bersama mendirikan kantor DPC terlebih dahulu membeli lahan. Sedangkan uang untuk membeli lahan tersebut tidak ada.

Sehingga inisiatif dari kami mengajukan pinjaman atas nama partai, namun pihak bank yang dikunjungi tidak memberikan pinjaman atas nama partai.

“Kebetulan waktu itu ada lahan saudara dan itu kami minta untuk dibayar seluas 3 are dengan nilai 340 juta,“ tuturnya.

Namun lanjutnya, pada saat itu uang yang kita pakai membayar tidak ada, sehingga kami musyawarahkan bersama kader. Hasil musyawarah menggunakan atas nama saya mengajukan pinjaman ke Bank Dinar untuk membayar lahan ini.

“Langsung saya mengajukan pinjaman 275 juta dengan jaminan aset saya pribadi dan istri dengan anjungan 47 bulan dengan asumsi pembayaran setiap bulan 10 juta,“ tuturnya.

Dana yang terkumpul selama 8 bulan dari urunan kader saat itu ada 80 juta. Digunakan Dp lahan 60 juta dan sisanya 20 juta tersebut digunakan untuk peletakan batu pertama. Uang hasil pinjaman dari bank dinar itu digunakan untuk melunasi lahan tersebut.

“Diakhir jabatan saya sebagai anggota dewan pada waktu itu, ada sisa pembayaran selama empat bulan, sehingga dikumpulkan teman-teman fraksi untuk menyepakati sisa pembayaran tersebut. Jika bernasib akan melanjutkan pembayaran selama empat bulan dengan jumlah hutang 40 juta dan di setujui,“ tegasnya.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X