Pemkot Banjarmasin Kaji Tiru ke Lombok Timur Terkait Keberadaan Bale Mediasi

- Selasa, 29 November 2022 | 19:52 WIB
(Kanan) Skretaris Daerah Lombok Timur bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Banjarmasin, Machli Riyadi (Kiri).  (Photo: Istimewa)
(Kanan) Skretaris Daerah Lombok Timur bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Banjarmasin, Machli Riyadi (Kiri). (Photo: Istimewa)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasim, Kalimantan Selatan, melakukan Kaji Tiru ke Daerah Lombok Timur. Rombongan Pemkot Banjarmasin ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah, HM Juaini Taofik, di rupatama 1 kantor Bupati Lombok Timur, Selasa, 29 November 2022.

Tujuan rombongan Pemkot Banjarmasin kaji tiru yang dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Machli Riyadi ini, terkait keberadaan Bale Mediasi Lombok Timur

Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taofik menjelaskan keberadaan Bale Mediasi. Ia mengatakan, keberadaan lembaga tersebut sejalan visi Pemerintah Lombok Timur, mewujudkan masyarakat adil, sejahtera, dan aman. 

Baca Juga: Waspada Upaya Penipuan Melalui Whatsapp Gunakan Photo Profile Gubernur NTB

Selain itu, banyak kasus perdata di wilayah Lombok Timur. "Prinsip adil, dihadirkan melalui Bale Mediasi sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarkat," terang Juaini Taofik

Bale Mediasi Lombok Timur, imbuhnya, berhasil mengurangi konflik dan lebih mengutamakan kekeluargaan dan kearifan lokal sebagai jalan utama. 

Lembaga ini sebagai upaya menghadirkan keadilan bagi masyarakat miskin dan tidak berbiaya. Tidak hanya memediasi konflik antar masyarakat, melainkan antara Pemerintah dengan masyarakat.

Baca Juga: Pilih Cara Unik, Rachmat Hidayat Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Melalui Musik Keroncong

Penjelasan singkat Sekretaris Daerah Lombok Timur ini, menarik minat Pemkot Banjarmasin yang berjanji akan kembali membawa tim yang lebih lengkap seperti, DPRD dan aparat penegak hukum seperti Polres dan Kejaksaan. 

Asisten Machli Riyadi dengan bersemangat mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian konflik tidak harus diselesaikan melalui jalur hukum. 

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peneliti Dorong Peningkatan Kapasitas BPD

Kamis, 29 Desember 2022 | 05:36 WIB

Pemerintah Melarang Penjualan Rokok Batangan di 2023

Rabu, 28 Desember 2022 | 14:57 WIB
X