Tim Psikologi TNI AL Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Cianjur

- Minggu, 27 November 2022 | 20:09 WIB
Tim Psikologi Satgas Penanggukangan Bencana Alam TNI AL saat memberi Trauma Healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur.  (Photo: Istimewa)
Tim Psikologi Satgas Penanggukangan Bencana Alam TNI AL saat memberi Trauma Healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur. (Photo: Istimewa)

JAWA BARAT, NTBPOS.com - Tim Psikologi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam TNI Angkatan Laut (AL) berikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur, Jawa Barat, Ahad, 27 November 2022.

Lokasi pengungsian yang dikunjungi Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL ini, tidak bisa dilewati kendaraan roda empat yakni di Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi. Jalan yang dilalui pun mengalami kerusakan akibat gempa. 

Ditempat yang terisolir ini, terdapat 306 Kepala Keluarga (KK) dan 50 orang warga mengalami gangguan kesehatan. Hal itu di ungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Gubernur NTB Hadiri Wisuda XXV Program Sarjana IAIH NW Lombok Timur

Setiba di lokasi, kata Kasal, Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL melaksanakan program trauma healing kepada anak-anak dan warga setempat. Tim Psikologi memberikan hiburan dengan cara melaksanakan fun game, yang bertujuan mengurangi dampak trauma pasca bencana alam yang terjadi. 

Selain itu juga, dilaksanakan pendirian tenda untuk para pengungsi serta tenda kesehatan guna melaksanakan bantuan pengobatan kepada masyarakat di Desa Pakuon.

"Bantuan bahan pokok juga disalurkan," tuturnya. 

Baca Juga: Sukses Selesaikan Kasus Aset di Gili Trawangan, NTB Raih Gelar Role Mode dari KPK

Lebih lanjut, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, mengklaim telah mengamanatkan kepada Satgas TNI AL untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas. 

“Seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat, tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stake holder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini,” tegas Kasal. **

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Gelar Survei IPMB Berbasis CAT

Selasa, 27 Desember 2022 | 21:49 WIB

Subsidi KBLBB Ditolak DPR, Begini Alasan Penolakannya

Rabu, 21 Desember 2022 | 14:49 WIB
X