NTB Menjadi Provinsi Pertama Yang Melindungi Para Petani Tembakau Lewat BPJS Ketenagakerjaan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Acara Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Petani dan Buruh Tembakau. /www.ntbpos.com/ (Hirpan Maulana)
Acara Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Petani dan Buruh Tembakau. /www.ntbpos.com/ (Hirpan Maulana)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Provinsi pertama di Indonesia yang melindungi para petani tembakau atau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pernyataan itu diungkapkan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku, Zainuddin, saat memberikan sambutan di acara launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi petani tembakau, di halaman SMKN 1 Sakra, Senin, 3 Oktober 2022.

Menjadi yang pertama tentu sebuah kebanggan bagi NTB, khususnya bagi para petani tembakau. Pasalnya selama ini para petani tembakau di NTB belum mendapatkan perlindungan atas pekerjaan mereka sebagai petani tembakau.

Baca Juga: Komisi III DPRD Lotim dan Pansus Pendapatan Sidak RSUD R Soedjono Selong

“Jadi kalau orang lain baru berencana, hari ini tunai bagi NTB,“ tegasnya.

Untuk NTB saat ini sudah mencapai angka 24% pekerja yang sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. “Kalau kita zoom in lagi, angka 45% itu data dari pekerja formal dan baru 4% untuk kepesertaan informal,“ lanjutnya.

Meski demikian, Ia mengapresiasi bahwa seluruh pekerja honorer pada pemerintah kota dan kabupaten di NTB telah terdaftar  100% ke BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Dikbud Lotim Himbau Tendik Honorer Terdaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Namun yang menjadi tugas bersama, lanjutnya, bagaimana supaya selain petani tembakau juga bisa mendapatkan perlindungan.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BUMD Agro Selaparang Bisa Dipertahankan

Senin, 28 November 2022 | 08:59 WIB
X