Percepat Pelaporan Setiap Daerah, Kemendagri Sediakan Web Standar SPM

- Jumat, 30 September 2022 | 08:30 WIB
Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, Sri Purwaningsih.  (Photo: Istimewa)
Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, Sri Purwaningsih. (Photo: Istimewa)

JAKARTA, NTBPOS.com - Guna mempercepat dan mempermudah pelaporan di setiap daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyediakan web Standar Pelayanan Minimal (SPM) berbasis sistem informasi

Hal itu dikatakan Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, Sri Purwaningsih, melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 30 September 2022.

Sri mengatakan, tahun 2022 merupakan tahun keempat penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Berdasarkan hasil monitoring evaluasi penerapan SPM di daerah, terjadi trend peningkatan nilai rata-rata capaian SPM secara nasional pada kurun waktu 2019 hingga 2021.

Baca Juga: Gempa Masal Tenaga Honorer Pada November 2023

"Namun, masih terdapat beberapa permasalahan sehingga penerapan SPM belum berjalan dengan optimal, salah satunya masih terdapat daerah yang tidak mencapai realisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ungkap Sri.

Kerap dipanggil Nining ini, menyampaikan data dari Sekretariat Bersama (Sekber) SPM, menunjukkan bahwa pada 2020, daerah yang menyampaikan pelaporan SPM tahun 2019 adalah sebanyak 466 daerah atau mencapai 85,98%.

Sementara pada 2021, daerah yang menyampaikan pelaporan SPM tahun 2020 adalah sebanyak 506 daerah atau mencapai 93,36%. Sedangkan pada tahun 2022 daerah yang menyampaikan pelaporan SPM tahun 2021 sebanyak 518 daerah atau mencapai 95,57%. 

Baca Juga: Akmil Magelang Cegah Pelanggaran bagi Prajurit dan PNS

"Ini merupakan salah satu kemajuan yang baik bagi kita semua karena daerah sudah mulai peduli akan tugas dan tanggung jawabnya untuk menyampaikan pelaporan SPM kepada Ditjen Bina Pembangunan Daerah," ungkap Nining. 

Melalui web sistem pelaporan SPM tersebut, Nining berharap pemerintah daerah lebih mudah dalam menyampaikan pelaporan. Selain itu, nantinya data dan informasi yang ada akan lebih mudah untuk dilakukan monitoring dan evaluasinya, khususnya terhadap progres pelaksanaan penerapan SPM di daerah.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPEHINDO Gelar Munas Tahun 2022 Secara Hybrid

Jumat, 25 November 2022 | 21:27 WIB

Pernikahan Dini Gerbang Merenggut Hak Anak

Selasa, 15 November 2022 | 11:27 WIB
X