Angka Stunting di Lombok Timur Diposisi ke Enam dari Sepuluh Kabupaten/Kota Se- NTB

- Senin, 19 September 2022 | 17:08 WIB
(kanan) Bupati Lombok Timur, H.M Sukiman, Kepala Bappeda Lotim, Baiq Hj Baiq Miftahul Wasli.  (Photo: Unrara)
(kanan) Bupati Lombok Timur, H.M Sukiman, Kepala Bappeda Lotim, Baiq Hj Baiq Miftahul Wasli. (Photo: Unrara)

NTBPOS.com - Menurut data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Balita Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), angka Stunting diposisi ke enam dari sepuluh Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Laporan Kepala Bappeda Lotim, menyebut angka Stunting Lotim ditahun 2021 tercatat 18,83 persen, dibandingkan dengan tahun saat ini yakni 17,63 persen. 

"Pada hari ini, dari data statistik, Stunting Lotim menempati rangking keenam dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi NTB," kata Bupati Lotim, H.M Sukiman Azmy, dalam sambutan acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten, Senin, 19 September 2022.

 Baca Juga: Hamil Usia Dini Rentan Lahirkan Anak Stunting

Menurut Sukiman, prestasi yang dicapai menurunkan Stunting dari posisi sembilan hingga keenam, merupakan kolaborasi bersama. Dengan semangat bersama juga, Lotim pertama Posyandu keluarga mencapai 100 persen. 

Dia menyebut, beberapa tahun yang lalu, NTB khususnya di Lotim ditimpa berbagai macama musibah dari awal 2018 yakni gempa bumi. Kemudian, dilanjutkan pandemi covid-19. 

"Kalau saja tidak ditimpa musibah, mungkin jauh lebih rendah angka Stanting kita saat ini," tutur orang nomor satu di Lotim itu. 

Baca Juga: Pemkab Lombok Timur Cemaskan Tingginya Potensi Stunting dan Bahaya Susu Formula bagi Bayi Baru Lahir

Lebih lanjut, Sukiman menegaskan di tahun 2023, minimal angka Stunting di Lotim mencapai 14 persen. Masih ada 3,63 persen harus dicapai untuk menempati angka 14 persen.

"Karena itu saudara sekalian semua, stakeholder ini harus terlibat, " harap Sukiman.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BUMD Agro Selaparang Bisa Dipertahankan

Senin, 28 November 2022 | 08:59 WIB
X