Stand BUMDes Kembang Kuning dan Sembalun Tampil Dalam Event Kompas Travel Fair

- Jumat, 9 September 2022 | 14:48 WIB
Foto kegiatan di Jakarta Convention Center (JCC). /www.ntbpos.com/ (Dok. PKP Lombok Timur)
Foto kegiatan di Jakarta Convention Center (JCC). /www.ntbpos.com/ (Dok. PKP Lombok Timur)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Sebagai upaya mendorong momentum bangkitnya potensi Desa Wisata yang memiliki produk unggulan di bawah naungan BUMDes, Lombok Timur ambil bagian dalam event Kompas Travel Fair bertema (Re) Start Your Journey.

Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) bersama Kompas dan Mandiri, serta sejumlah lembaga. Kegiatan ini diselenggarakan 9-11 September di Jakarta Convention Center (JCC).

Lombok Timur menampilkan stand BUMDes Kembang Kuning dan Sembalun yang dikawal Dinas PMD dan Dinas Pariwisata. Produk yang ditampilkan mewakili potensi lokal yang dikembangkan BUMDes setempat antara lain madu trigona, blackgarlic, serta kopi dari masing-masing desa, yaitu kopi Kembang Kuning dan Sembalun, di samping tentunya dan potensi lain Lombok Timur yang merupakan unggulan seperti   mutiara juga tenun tradisional.

Baca Juga: Peserta Seleksi Rekrutmen Panwascam Untuk Pemilu 2024 Akan Menggunakan Sistem CAT

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar membuka kegiatan tersebut dalam pidatonya menitikberatkan pada upaya memantapkan dan memajukan desa wisata yang dikelola oleh BUMDes.

Menurutnya momentum ini sangat penting, utamanya pasca pandemi. Ia menegaskan peran desa wisata sangat penting dan relevan untuk memulihkan ekonomi desa pasca pandemi Covid-19, dengan menambah pemasukan bagi BUMDes.

“Ini sudah teruji dengan peningkatan ekonomi desa sejak awal 2022 yang memuncak pada Lebaran 2022. Karena relatif dekat dengan tempat tinggal warga kabupaten/kota, serta biayanya relatif murah, desa wisata juga berperan dalam memenuhi kebutuhan wisata warga setempat,” ungkapnya.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Memicu Gelombang PHK Besar-besaran

Ditambahkannya, bahwa pembangunan desa wisata bukan tujuan utama tetapi merupakan dampak dari upaya penjagaan dan pemeliharaan lingkungan, yang akan memunculkan keinginan orang untuk berwisata ke desa.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Sumber: PKP Lombok Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BUMD Agro Selaparang Bisa Dipertahankan

Senin, 28 November 2022 | 08:59 WIB
X