Lindungi Produktivitas Lahan Pertanian, Bupati Lotim Minta Pencemaran Lingkungan Ditangani Serius

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:35 WIB
Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy memimpin rapat membahas pencemaran air persawahan. /www.ntbpos.com/ (Dok. PKP Lombok Timur)
Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy memimpin rapat membahas pencemaran air persawahan. /www.ntbpos.com/ (Dok. PKP Lombok Timur)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Pencemaran lingkungan sebagai dampak penambangan pasir tidak hanya berdampak terhadap produktivitas lahan pertanian, melainkan juga pada infrastruktur. Karena itu tidak dapat dianggap sebagai kasus ringan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy saat membuka arahanya pada rapat yang membahas pencemaran air persawahan yang berlangsung, Jumat, 12 Agustus 2022.

Bupati tidak ingin para pimpinan OPD yang hadir melihat kondisi tersebut sebagai sebuah persoalan sederhana, padahal kondisinya justru sebaliknya. Pencemaran ini akan menimbulkan persoalan lain yang saling terkait.

Baca Juga: Tambang Pasir di Korleko Diduga Merusak Lingkungan

Dijelaskan bahwa sedimen atau endapan yang terbawa pada aliran sungai akan menyebabkan petani kesulitan mengolah sawah yang akan mengancam pendapatannya.

Bupati mengingatkan bahwa pertanian masih menjadi sektor penopang perekonomian masyarakat Lombok Timur. Terganggunya produksi pertanian juga akan mengancam pendapatan desa yang selanjutnya berdampak terhadap bertambahnya beban pembangunan. Belum lagi dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, Bupati akan memastikan persoalan ini ditangani serius. Sejumlah langkah diajukan untuk penyelesaian yang mendatangkan kebaikan bagi petani maupun penambang. Bagaimanapun pertambangan juga merupakan usaha masyarakat untuk mengupayakan kesejahteraan mereka.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2021, DLH Lotim Mencatat 15 Galian C Ilegal

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), H. M. Juaini Taofik menekankan perlunya solusi yang menguntungkan dua belah pihak. Diharapkan keduanya dapat berjalan berdampingan.

Halaman:

Editor: Suandi Yusuf

Sumber: PKP Lombok Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X