Kasus Korupsi Asrama Haji Lombok, DEK Resmi ditahan JPU di LPP Mataram

- Senin, 8 Agustus 2022 | 20:45 WIB
Dyah Estu Kurniawati Resmi ditahan atas dugaan kasus tindak pidana korupsi Asrama Haji Lombok.  (Photo: Istimewa)
Dyah Estu Kurniawati Resmi ditahan atas dugaan kasus tindak pidana korupsi Asrama Haji Lombok. (Photo: Istimewa)

NTBPOS.com - Dyah Estu Kurniawati (DEK) merupakan Dosen dan Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial Politik di Universitas ternama di Malang. DEK yang juga sebagai Direktur CV Kerta Agung, tersandung kasus korupsi pemeliharaan gedung asrama haji mbarkasi Lombok tahun 2017.

Dari Keterangan tertulisnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Efrien Saputera kepada ntbpos.com, Senin, 8 Agustus 2022.

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTB telah melakukan tahap II tersangka DEK beserta barang bukti perkara tindak pidana korupsi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTB dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. 

Baca Juga: Kejati NTB Tetapkan AM dan IR Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Tani

"DEK beserta barang bukti sudah limpahkan Penyidik Pidsus kepada JPU dan Kejari Mataram," ungkap Efrien Saputera

Kemudian, tersangka DEK ditahan oleh JPU dengan jenis penahanan rutan selama 20 hari sejak 8 Agustus 2022 sampai dengan 27 Agustus 2022, di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Mataram. 

"DEK ditahan selama 20 hari sejak 8 Agustus 2022, di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Mataram," kata Efrien Saputera

Baca Juga: AN dan IN Jadi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Dana KUR Tani di Lombok Timur

Dijelaskan Efrien Saputera, kasus ini awalnya diusut berdasarkan temuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang menyatakan ada indikasi korupsi dari kelebihan pembayaran atas kurangnya volume pekerjaan dengan nilai kerugian sebesar Rp. 2,65 milyar. 

Tersangka dikenakan pasal 2 atau pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. **

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X