ASN Harus Menjadi Contoh dalam Praktik Moderasi Beragama

- Senin, 8 Agustus 2022 | 10:29 WIB
Photo : Pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Itjen Kemenag.  (kemenag.go.id)
Photo : Pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Itjen Kemenag. (kemenag.go.id)

NTBPOS.com - Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal (Plt Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar, membuka langsung orientasi pelopor penguatan moderasi beragama tahap II Inspektorat Jenderal, di Bogor, Jawa Barat, Ahad, (7/8/22) kemarin. 

Orientasi pelopor penguatan moderasi beragama tahap II ini digelar selama empat hari, mulai 7 sampai 10 Agustus 2022. Sebelumnya, pada April 2022, Itjen Kemenag juga telah mengadakan acara serupa di lokasi yang sama.

Di kesempatan itu, Nizar menyampaikan bahwa Aparat Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh dalam praktik moderasi beragama

Baca Juga: Para Ulama Doakan Ganjar Pranowo Pada Istighosah Dan Sholawat Akbar Di Jawa Barat

Inspektorat Jenderal sebagai unit yang memiliki tugas pengawasan, harus mengawal dan memastikan ASN Kemenag moderat dalam beragama.

 "Kita ketahui bersama bahwa penguatan moderasi beragama adalah salah satu program prioritas Kemenag dan masuk dalam RPJMN Pemerintah Pusat, sehingga Itjen harus mengawal suksesnya program ini dan semua ASN menjadi moderat," kata Nizar, melalui keterangan tertulisnya, Senin, 8 Agustus 2022.

Nizar menyampaikan, terdapat empat indikator utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi, dan menghargai kearifan lokal (local wisdom). Sementara itu, ada lima langkah yang telah dan akan dilakukan Kemenag untuk menguatkan praktik moderasi beragama.

Baca Juga: Diperbolehkan Selenggarakan Hultah NWDI Ke 87, Jamaah Berbondong Bangun Tetaring

Pertama, penguatan cara pandang, sikap, dan praktik beragama jalan tengah. Kedua, penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama. Ketiga, penyelarasan relasi agama dan budaya. Kemudian, peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama. Terakhir, pengembangan ekonomi dan sumber daya keagamaan. 

"Program penguatan moderasi beragama menjadi gerakan kolektif hasil dari pantulan inisiatif Kementerian yang memiliki tagline “Ikhlas Beramal” ini. Seluruh lapisan masyarakat, terutama di lembaga-lembaga yang secara vertikal berada di bawah Kemenag menggalakkan penguatan moderasi beragama dalam setiap program dan kegiatan, mari kita sukseskan bersama," himbaunya.

Halaman:

Editor: Najamudin Annaji

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Masal Tenaga Honorer Pada November 2023

Kamis, 29 September 2022 | 15:16 WIB

Mendagri Serahkan KTP-el dan KK kepada WNI di Jepang

Selasa, 27 September 2022 | 21:41 WIB

Indonesia Usulkan Ikut Uji Klinis Vaksin TB Kepada BMGF

Senin, 26 September 2022 | 07:56 WIB

Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Wafat di Malaysia

Minggu, 18 September 2022 | 16:05 WIB

Mahfud Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Sabtu, 17 September 2022 | 13:55 WIB
X